Friday, October 07, 2011

What motivates the muslim engineers...

Selepas membaca surah Al Alkahfi di pagi Jumaat yang maha berkat ini, mama buka FB dan message ini muncul dan memang agak menarik dari seorang jurutera Wanita muda ….

as-salam, my dearest makcik endok. what do u always remind yourself as an engineer,how to be useful to other & Islam? I mean being doctors/teachers, the impact is somewhat direct. just need some assurance to give me motivation in work? Jzkk

MY respond as folows:

Islam rahmatan lil alamin dan kita sebagai insan Islam perlu mengungguli risalah “membawa rahmat ke seluruh alam”. Kita mesti memberi guna kepada manusia dan alam. Engineers are nation builders, are providing safe haven and environment to overall alam including human beings as well as other makhluqats (yang bernyawa dan tidak bernyawa)......we make the systems work for all human beings to use in their everyday life, engineers facilitate, create technologies, without engineering technologies, gadgets and systems the doctors cannot function the teachers cannot teach at their fullest....we provide solutions to the world, we make their lives easier and peaceful and in synchronism with nature, we are the interface...

Mari kita ingat- ingatkan maksud Surah Al Zalzalah Maka sesiapa berbuat kebajikan seberat dzarrah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)! Dan sesiapa berbuat kejahatan seberat dzarrah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya).

Dalam salah satu dari "10 muwasofat tarbiyyah" (muwasoffat terakhir) ialah Aktsaruhum naf’an (yang paling banyak manfaatnya)

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Tirmidzi)

Raihlah bahagia dengan berinfaq dan memberi (be it tenaga, jiwa dan masa walau sekuntum senyuman), ringan membantu sesama insan, dan merasa bahagia kerana membahagiakan orang lain. Jadilah peribadi unggul dengan menaburkan bibit yang baik. Bibit yang baik, kata Imam Syahid Hasan Al-Banna dalam “Mudzakirat Da’wah wa Ad Da’iyah”, di manapun ia ditanam akan menumbuhkan pohon yang baik pula. Itulah sebaik-baik manusia, solih linafsihi (soleh dirinya) hingga naafi’un lighairihi(berguna kepada orang lain) .

”Perumpamaan mukmin itu seperti lebah. Ia hinggap di tempat yang baik dan memakan yang baik, tetapi tidak merosakkan.” (HR. Thabrani)
“Perumpamaan seorang mukmin adalah seperti sebatang pohon kurma. Apapun yang kamu ambil darinya akan memberikan manfaat kepadamu.” (HR. Ath-Thabrani)

Milikilah Allah dengan sentiasa mendekat diri kita dengan-Nya. Milikilah Rasulullah dengan mantaati dan meneladaninya. Milikilah syafaat Al Qur’an dengan membaca(tilawah), merenungkan(tadabbur), menghafalkan(tahfidz), mengamalkan dan mendakwahkannya. Miliki dengan memberi.

”Berpada-padalah dalam mencintai , berpada-padalah dalam membenci, kalau perlu menangis maka sekadarnya sahaja. Tetapi bersyukurlah sepenuh jiwa dan bersabarlah setulus hati. Kesulitan akan datang pada masanya dan akan pergi pada saatnya yang Allah telah taqdirkan begitu juga kemudahan dan kelapangan

Mama kongsikan disini nukilan Prof. Dr. HAMKA dalam tafsirnya Tafsir Al-Azhar berkenaan ayat 7-8 Surah Al-Zalzalah yang di atas. Tafsir Al-Azhar merupakan salah satu tafsir yang sering menjadi bacaan dan rujukan ramai oranga. Semoga ada manfaatnya mudah-mudahan.




Di dalam kedua-dua ayat ini disebut dzarrah, yang supaya lebih popular kita artikan saja dengan debu. Padahal dzarrah adalah lebih halus dari debu. Di zaman moden ini, setelah orang menyelidiki tenaga atom dan telah dapat memanfaatkannya, maka atom itu dipakai dalam bahasa seluruh dunia dengan memakai kalimat dzarrah. Ahli-ahli fizik Arabi menyebut dzarrah itu dengan al-Jauharul-fard, benda yang sangat halus yang tidak dapat dibahagi lagi. Lantaran itu boleh jugalah kita artikan: “Dan barangsiapa yang mengerjakan setimbang atom pun kebaikan, nescaya dia akan melihatnya.” Jadi bukti bahawa tidak ada satu pun yang tersembunyi di sisi Tuhan dari hal amalan manusia dan kegiatan hidupnya, supaya dibalas dan diganjari setiap sesuatu setimpal dengan perbuatannya.


Syaikh Muhammad Abduh dalam tafsirnya menegaskan ayat ini telah menyatakan bahawa segala amalan dan usaha, baiknya atau buruknya, besarnya dan kecilnya akan dinilai oleh Tuhan. Baik yang berbuatnya itu orang beriman ataupun orang kafir. Tegasnya lagi, amal kebaikan orang yang kafir dihargai Tuhan, meskipun dia dengan demikian tidak terlepas daripada hukuman kekafirannya.


Beliau kemukakan sebuah ayat di dalam Surah 21, al-Anbiya’ ayat 47; “Bahawa di hari kiamat itu alat-alat penimbang akan diletakkan dengan sangat adil, sehingga tidak ada satu pun yang akan teraniaya, walaupun sebesar biji daripada hama (telur hama), semuanya akan dipertimbangkan.”


Dengan demikian orang yang telah mengaku beriman kepada Allah dan Rasul pun begitu. Meskipun dia telah mengaku beriman, namun dosanya atau kesalahan dan kejahatannya pun akan dipertimbangkan dan diperlihatkan. Syukurlah dia tidak mempersekutukan yang lain dengan Allah, sehingga seksaan yang akan diterimanya tidaklah seremuk sehina orang yang kafir.

La ilaha illalLah, Muhammadur RasulullahLa ilaha illalLah, Muhammadur RasulullahLa ilaha illalLah, Muhammadur Rasulullah

Maka tersebutlah bahawa Hatim ath-Thaa-iy, dermawan Arab beragama Nasrani yang terkenal di zaman jahiliyyah akan diringankan azabnya di neraka kerana di kala hidupnya dia sangat dermawan. Dan Abu Lahab paman Rasulullah SAW yang sangat terkenal benci kepada anak saudaranya yang menjadi Nabi itu, pun akan ada satu segi yang akan meringankan azabnya. Ini kerana beliau sangat bersukacita ketika Rasulullah SAW lahir ke dunia, sampai disediakannya jariahnya bernama Tsaaibah yang akan menyusukan Nabi, sebelum disusukan oleh Halimatus-Sa’diyah.

Dan sudah tentu azab seksaan yang akan diterima Abu Thalib yang mengasuh Nabi SAW sampai beliau menjadi Rasul dan membelanya sampai akhir hayatnya tidaklah akan disamakan dengan azab seksaan yang akan diterima oleh Abu Jahal. Selanjutnya tidaklah akan sama azab terhadap ahlul-kitab yang terang mempercayai Nabi-nabi dengan azab terhadap orang-orang yang sama sekali tidak mempercayai adanya Allah. Dan keringanan yang akan diterima oleh Thomas Alva Edison tentu tersedia, kerana jasanya membuat penemuan alat-alat elektrik yang dapat dipergunakan juga untuk melakukan da’wah Islam.

Selain dari itu, ayat ini pun menjadi ubat yang jadi sitawar-sidingin bagi orang-orang yang beramal dengan ikhlas untuk agama, untuk bangsa dan perikemanusiaan, tetapi mereka dilupakan orang, misalnya kerana pertentangan politik. Meskipun di dunia mereka dilupakan orang, namun kebajikan dan jasanya di kala hidupnya tetap tercatat di sisi Allah dan akan diperolehinya di hari Akhirat.

Tersebut di dalam sebuah Hadith yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibnu Abbas, bahawa Rasulullah SAW pernah mengatakan bahawa Surah “Idza Zulzilati” adalah setimbang dengan separuh Al-Qur’an, dan “Qul Huwallaahu Ahad” setimbang dengan sepertiga Al-Qur’an, dan “Qul Yaa Ayyuhal Kaafiruuna” setimbang dengan seperempat Al-Qur’an.

Thursday, October 06, 2011

Characteristics of Effective Leadership

Characteristics of Effective Leadership

by Patricia

Leadership means “the ability to lead; an act or instance of leading; guidance; direction”. The term leadership is used in many forms to describe many things but is ultimately the act of leading people in a certain direction.

Following are some leadership characteristics that successful leaders demonstrate and develop through their own professional journey.

Influencer

Leaders influence other to get things done. They help others see what needs to be done and shows them the path forward. Anyone can be a leader – kids can be leaders. Did your mom ever say, “She’s a bad influence on you”? That means that person influences your thoughts and behaviors. Positive influence is what we’re going for. Leaders have effects on us that we are sometimes not even aware of.

Help Others See Things at 50,000 feet (the BIG picture)

Leaders are big picture thinkers and can rise above the day-to-day and immediate and can see things from a broad perspective. They have the ability to get people excited about where they’re going and how to get there.

Gives Others the Benefit of the Doubt

Effective leaders always give others the benefit of the doubt and believe the best in people. A true leader first gathers all the facts before drawing final conclusions. It’s amazing how one-sided a situation can look and how very different it seems when you have all the information. My husband always says there are three sides to every story. Make sure you know all the facts before making judgments.

Credibility

Leaders have credibility with those they lead. What this means is a leader does what they say and says what they mean. They are the same no matter who they are around and are honest with their communications and interactions with others.

Teacher

Leaders are gifted teachers and master the art of coaching others in development. They teach leadership principles and help others to develop their own creditability. They help others see areas that can be improved and coach them on how to make those improvements.

Master Delegator

Leaders develop others and learn to delegate responsibilities. This includes allowing others to make mistakes and helping them learn from it. Mistakes are the best teachers and allowing others to learn from their own mistakes is an invaluable lesson.

Empowers Others

Leaders are gifted at empowering others to take responsibility and risks. Taking risks is part of the development and learning process. People need to be comfortable taking risks and learning from mistakes.

Integrity

Leaders have a high level of integrity and adhere to honesty, moral and ethical principles. They demonstrate these behaviors to others and do it consistently.

Trust and Respect

Leaders are able to gain trust and respect from others. Their behaviors are predictable and consistent.

Team Players

Leaders are team players and work with others to get things done. They operate out of a win-win philosophy and help others come to agreement and encourage collaboration in tasks.

Celebrates Successes

Effective leaders are able to recognize success and help their team celebrate those successes. This is a critical component in team function and development.

Have Right Priorities

Leaders have a good understanding of their personal priorities and are able to keep all aspects of their lives balanced. Leaders understand the importance of setting personal boundaries and giving family as much focus and attention as their professional lives.

Have you had any leaders in your life who have influenced you to get you to where you are?

Creativity

How about creativity? I think that creative thinking is a massive part of leadership, the ability to offer up new ideas when existing ones are not taking people, business, teams forward is surely essential?

Absolutely! Creative thinking is definitely a major part of leadership. Leaders should be able to think outside the box with innovative ideas to be on the cutting edge. They should also be able to draw creative ideas from their teams.

– not just being creative themselves but having that ability to naturally coerce others into being creative as well.


Rukun Usrah revisit

Rukun Usrah

Usrah[1]...ukhwah Fillah ya sahabats

Pusat- Pusat Asuhan Organisasi

Instrumen ‘usrah’ merupakan salah satu dari pusat-pusat pemberdayaan organisasi dan jamaah. Usrah merupakan batu bata kepada binaan organisasi dan alat penghubung qiyadah dan jundiyyah. ‘Usrah’ boleh diumpamakan sebagai pusat asuhan organisasi dalam tajuk ‘usrah dari zero menjadi hero’..

Usrah sebagai satu pusat asuhan organisasi berdiri di atas tiga rukun utama iaitu :

1. Taaruf

  • Ia merupakan rukun pertama dan terpenting. Tanpanya tidak akan terhasil dua rukun selepasnya.
  • Dengan taaruf inilah akan lahir perasaan kasih sayang dan merasai ukhuwwah islamiyah yang sebenarnya. Ahli-ahli akan berusaha menghilangkan perkara yang boleh membawa kekeruhan dalam perhubungan.
  • Ahli-ahli cuba mengaplikasikan makna ukhuwwah dari tuntutan al-Quran dan Hadis :

“ Sesungguhnya orang-orang mukmin itu sebenarnya bersaudara”

“ dan berpegang teguhlah kamu dengan tali allah dan janganlah berpecah belah…”

Sabda Rasulullah SAW : “ seorang mukmin kepada mukmin yang lain ibarat satu binaan yang saling kuat memperkuat antara satu sama lain” ( riwayat Bukhari dan Muslim).

Seorang muslim bersaudara dengan muslim yang lain, dia tidak menzalimi dan membiarkan saudaranya dizalimi..” ( riwayat Bukhari : Fathul Bari : 2334)

  • usrah2Antara contoh taaruf ialah setiap akh perlu tahu akh seusrah tentang nama, tempat tinggal, pekerjaan,berkenalan dengan ahli keluarganya, bapanya, adik beradiknya, tahu realiti sosialnya dan lain-lain lagi.
  • Generasi sahabat adalah contoh unggul dalam mempraktikkan makna taaruf di dalam masyarakat yang dibentuk oleh Rasulullah SAW.
  • Amali kepada rukun taaruf ini ialah :

1. Setiap akh bertanya dirinya, sejauh mana dia pernah menziarahi rakan usrahnya.

2. setiap akh bertanya, adakah dia bertanya khabar akh seusrahnya.

3. Adakah ada dalam hatinya , sahabat seusrahnya merupakan sahabat yang terbaik.

4. Adakah dia mengenali ahli keluarga, nama anak-anak, tempat tinggal setiap ahli seusrahnya.

5. Adakah dia membalas kunjungan balas ziarah setiap ahli usrahnya.

2. Tafahum

  • Rukun kedua pula ialah tafahum ( saling faham memahami). Rukun faham ini bertujuan agar setiap akh sentiasa istiqamah atas manhaj kebenaran dan melaksanakan apa yang diperintahkan allah dan meninggalkan larangannya.
  • Mereka saling bermuhasabah atas ketaatan dan maksiat dan saling memberi nasihat jika melihat kekurangan yang ada pada akh mereka. Setiap akh bersedia memberi nasihat pada akh yang lain manakala akh itu pula bersedia menerima nasihat tersebut.
  • Jika akh itu tidak mampu merubah akh yang lain dengan nasihat, hendakalah ia menggunakan saluran murabbi. Murabbi akan membantu menyelesaikan dan membaiki kelemahan akh tadi.
  • Nasihat tadi diberikan dengan penuh lembut, pandangan kasih sayang. Akh yang menerima nasihat tersebut, sentiasa bersikap terbuka dan berlapang dada, tidak membalas dengan kata-kata yang kasar, berubah persepsi pada akh sehalaqah. Ini kerana kasih sayang kerana allah adalah setinggi martabat dan nasihat adalah bahagian dari rukunnya.Peringkat paling rendah salamatus sadr ( sejahtera hati) dan paling tinggi ithar ( mengutamakan akh dari dirinya).
  • Perkara yang kedua untuk membina tafahum ialah sikap saling taghafur ( mendoakan keampunan) pada akh seusrah. Sentiasa kita mendoakan kesejahteraan, kethabatan dan keampunan buat akh kita agar sentiasa dalam momentum dakwah dan perjuangan.
  • Antara contoh amali kepada tafahum ialah :
  1. Adakah anda pernah meminta nasihat dar akh anda.
  2. Adakah anda rasa sempit dada atas nasihat akh anda.
  3. Adakah anda bertanya dan meminta pandangan dari murabbi anda dalam urusan hidup anda.
  4. Adakah anda bersedia menerima teguran dari murabbi anda.
  5. Adakah anda berlapang dada dengan nasihat murabbi anda.
  6. Adakah anda sentiasa berdoa setiap solat untuk akh anda ?

3. Takaful

  • Takaful pula bermaksud setiap akh akan memikul beban akh yang lain sebagai bukti ketinggian iman dan keluhuran ukhuwwah.
  • Setiap akh hendaklah saling berjanji setia untuk melakukan kebaikan, prihatin, segera membantu jika ada kesulitan yang menimpa akh lain.
  • Serendah-rendah takaful ialah memberi bantuan apabila diminta, paling sederhana ialah membantu dengan kadar hajat yang diperlukan dan takaful yang paling tinggi ialah memberi bantuan walaupun tanpa diminta.
  • Rasulullah SAW bersabda : “manusia yang paling disayangi ialah yang paling bermanfaat kepada manusia lain, sebaik-baik amalan pula ialah memberikan kegembiraan pada saudara seislam, menghilangkan kesusahannya, melunaskan hutang, menghapuskan kelaparannya, sesungguhnya aku suka berjalan bersama saudaraku untuk menunaikan hajatnya lebih aku sukai dari beriktikaf di dalam masjid ini sebulan…”

  • Antara contoh amali rukun takaful :
  1. Adakah anda mengambil berat keperluan dan kesulitan akh anda.
  2. Adakah anda segera membantu akh anda yang ditimpa kesusahan.
  3. Adakah anda berkira-kira dengan sumbangan yang diberikan.
  4. Adakah anda bertanya pada akh anda keperluannya.
  5. Adakah anda menabung untuk meringankan keperluan dan kepayahan akh anda.

Semoga ketiga-tiga rukun ini mampu menjana usrah yang efektif, kondusif, proaktif dan positif.

Wednesday, October 05, 2011

Tenangkanlah jiwa

Nur Sakinah Nabilah Zaini wrote:"Kita selalu akan merasa sempit dada jika kita merasakan kitalah yang memulakan & mengakhiri perjuangan ini, tapi kesempitan ini tidak akan terasa jika kita merasai bahawa kita menyambung perjuangan yang lalu & akan di teruskan oleh generasi yang akan datang.. Adikku, usahlah kau gerun tali gantung yang akan menjerut leherku.." -Syed Qutb-

Monday, September 26, 2011

3 GOLONGAN YG LEBIH DICINTAI ALLAH ..

Hadith Qudsi:

أحب ثلاثاً وحبي لثلاث أشد:

أحب الغني الكريم .. وحبي للفقير الكريم أشد.

وأحب الفقير المتواضع .. وحبي للغني المتواضع أشد.
...
وأحب الشيخ الطائع .. وحبي للشاب الطائع أشد.

وأبغض ثلاثاً وبغضي لثلاث أشد:

أبغض الغني المتكبر.. وبغضي للفقير المتكبر أشد.

وأبغض الفقير البخيل .. وبغضي للغني البخيل أشد.

وأبغض الشاب العاصي .. و بغضي للشيخ العاصي أشد.

Aku cinta 3 golongan dan cintaku lebih(asyaddu-sangat lebih) bagi 3 golongan.

Aku cintai golongan kaya yang pemurah, dan cintaku lebih bagi orang miskin yang pemurah.

Aku cintai golongan faqir yang merendah diri, dan cintaku lebih bagi orang kaya tawadhu'.


Sunday, September 25, 2011

isteri cerdik yang solehah.wmv



ISTERI CERDIK YANG SOLEHAH
by :the zikr

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Pandangan kita diperteguhkan
Menjadikan kita tetap pendirian
Ilmu yang diberi dapat disimpan
Kita lupa dia mengingatkan

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Nasihat kita dijadikan pakaian
Silap kita dia betulkan
Penghibur diwaktu kesunyian
Terasa ramai bila bersamanya

Dia umpama tongkat sibuta
Bila tiada satu kehilangan
Dia ibarat simpanan ilmu
Semoga kekal untuk diwariskan

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Dia umpama tongkat sibuta
Bila tiada satu kehilangan
Dia ibarat simpanan ilmu
Semoga kekal untuk diwariskan
(istri cerdik yang sholehah)

Dia umpama tongkat sibuta
Bila tiada satu kehilangan
(istri cerdik yang sholehah)
Dia ibarat simpanan ilmu
Semoga kekal untuk diwariskan

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Sunday, September 18, 2011

What motivates us?

In any endeavour, success is determined by the right mindset,the right knowledge, the right motivation and the right skill...And when you have the right mindset, the rest will easily follow!

Let us help each other to achieve everything necessary to make us successful in our life.

There's a big difference between people who want to succeed and people who MUST succeed.

When you must succeed you have all the motivation you need; failure simply isn't an option.

Unfortunately, for most of us, it takes extreme circumstances to create that "must" attitude.

It's probably no coincidence that most entrepreneurs have rags to riches type stories.

When you are literally down to your last dollar, or deeply in debt, you have a lot more motivation to start a successful business than you would if you have $1 million laying around in your bank account.

Don't wait till that happens to you before you become motivated.

Think about the goals you have in your life, whether it's weight loss, relationship, parenting, exercise, etc.

What are the reasons you MUST succeed in that particular goal.

What's the worst that would happen if you didn't succeed? We can all be super motivated when we have to.

P. S. Every single step you take is progress. It doesn't matter how small it is. Celebrate these
small steps, especially when you are struggling with motivation to keep moving forward.


Friday, September 16, 2011

Alhamdulillah anak ku telah bergelar suami

Alhamdulillah , anak lelaki mama telah selamat bernikah tepat jam 9.17 pagi Khamis , 15hb September 2011, waktu Kahirah, Mesir. Mama sentiasa mendoakan semoga Allah memberkati, meredhai dan menganugerahkan mawaddah wa rahmah serta sakinah dalam kehidupan kamu berdua sehingga membawa ke Syurga. Semoga perkahwinan ini menambah lagi azam kamu menuntut ilmu lebih tinggi lagi di bumi anbiya. Harapan mama yang satu ialah jangan pulang ke Malaysia for good sehinggalah kamu mendapat PhD. Selepas ini segeralah mendaftar untuk program Master ( Usul Feqh) kearah mempersiapkan diri menjadi mujtahid kontemporari dan jundullah lil ustaziyautul alam...Tahniah dan salam bahagia mama dari kejauhan.....

Terima Kasih dan Jazakallah khairan katheera wa khaira jazak kepada anaknda Muawwidz Al- Ansori kerana memberikan ulasan selari yg ringkas tetapi amat bermakna buat kami sekeluarga di Malaysia:
  • Muawwidz Al-ansori ‎9.00 pm - khutbah nikah daripada syeikh muhandis Akh Ahmad Solahuddin
    2 hours ago ·
  • Muawwidz Al-ansori ‎9.17pm - upacara akad nikah akhi syamil ke atas pasangannya maryam
    about an hour ago ·
  • Muawwidz Al-ansori ‎9.25 - iringan nasyid DOA RABITAH daripada team nasyid tempatan ISMA MESIR - FETYA
    about an hour ago ·
  • Muawwidz Al-ansori ‎9.34 - acara penyarungan cincin oleh kedua2 pasangan
    about an hour ago ·
  • Muawwidz Al-ansori ‎9.45pm - jamuan makan dan bersurai
    about an hour ago ·
  • Muawwidz Al-ansori sekian sahaja laporan dari bilik berita nun jauh bumi malaysia,waktu yg tertera adalah waktu jam mesir.harap maklum.






Watch live video from akhisyria on Justin.tv

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 7 of 7end

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 6 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 5 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 4 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 4 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 3 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 2 of 7

Taddabur Al Qur'an - Surah Al Kahfi - Terjemahan Bahasa Indonesia 1 of 7

Wednesday, September 14, 2011

Dedikasi buat anak lelaki ku yang akan bernikah esok


InsyaAllah anak lelaki ku yang ke enam Ustaz Ahmad Syamil (DOB 1hb July 1987) akan berrnikah di Kaherah, Mesir pada hari esok, 15hb September 2011. Hati mama ini sungguh terasa bangga bercampur pilu setiap bertambah hampirnya hari hari bahagia pasangan ini.

Mama bangga kerana kamu anakku telah berjaya melunaskan janjimu kepada kedua orang tua mu, bahawa kamu hanya akan bernikah setelah lulus dalam Peperiksaaan Ijazah Sarjana Muda (Syariah) dari Universiti Al Azhar mu di Tanta, Mesir. Walaupun sebenarnya kamu telah menyatakan hasrat dan keinginannya untuk bernikah semasa dia berada di tahun dua lagi.

Sebaik sahaja kamu memaklumkan kepada mama bahawa kamu telah lulus dengan keputusan ‘Jayyid Jiddan’, hati mama berbunga bangga. Alhamdulillah, mama memanjatkan rasa kesyukuran kepada Allah, mama rasa lega. Sebenarnya ada terselit sedikit rasa terkilan kerana kamu tidak mendapatkan keputusan Mumtaz. Mama difahamkan tiada seorang pun Non Arab yang mendapat Mumtaz dalam peperiksaan itu dan yang sewaktu dengannya. Pun begitu mama bersyukur dan berkata Alhamdulillah, “its good”…dalam hati mama sentiasa berdoa malah mempercayai bahwa anak ini mempunyai potensi yang tinggi untuk lebih berjaya di masa depan. Bakal peneraju satu perubahan.

Mama dan papa lantas berkongsi rasa bahagia dan menganugerahkannya sebuah restu ‘ayah bonda’ membenarkan bernikah dengan gadis ‘solehah’ pilihan hatimu yang juga dipersetujui oleh setiap ahli dalam keluarga. Restu ayah bonda adalah resepi pertama dan utama terhadap ‘kekukuhan alam rumahtangga” dan “kebahagaian keluarga” di duniadan di akhirat yang membawa ke syurga. Inilah kata kunci kebahagian abadi.

Hati mama berbisik, inilah ‘rijal’ lelaki gagah yang telah berjaya menewaskan ghairah ‘kahwin terlalu muda’. Syabbas anakku kerana memegang erat pesanan papa, yang sentiasa mengulang ulang dalam tazkirah via telefon dan smsnya, tanpa jemu mengingatkan kamu tentang ‘priority amal@ awlawiyaat betapa besar dan beratnya tugas utama seorang pelajar, seorang jundullah dalam pencarian ilmu di bumi anbiya’.

Papa tanpa lelah menekankan penting nya pemahaman dan penghayatan “priority amal’ dengan menyibukkan dirimu dengan aktiviti tarbiyah, pembinaan dan pembentukaan, tazkiyatunnafs, ber “tallaqqi” dengan para ilmuan, syeikh-syeikh dan fuqahak dakwah dan tarbiyah. Inilah masa masa nya sementara kamu berada di bumi anbiya’, gunakan peluang keemasan yang hanya datang sekali dalam hidupmu. Apabila hari hari kamu (jasad dan minda) disibukkan dan di penuhi dengan dengan aktiviti ini maka tidak ada lagi ruang untuk “memasang angan angan berkahwin” selagi belum memegang segulung ijazah asas. Apabila kamu di disibukkan dengan matlamat perjuangan ‘seorang pelajar dan jundullah” maka di saat itu kamu memang merasa-rasa kebenaran kata kata Al Banna bahawa “kewajipan lebih banyak dari waktu”….Al waajibaatu aktharu minal awqaattt…”.

Mama rasa seronok apabila kamu mengamalkan tips yang kami berikan dalam menangani badai ‘ghirah’ yang melanda jiwa mudamu, setiap keresahan yang datang bertamu kamu adukan kepada kami dan kami berikan preskripsi ubatnya, ALhamdulillah kamu menggunakan preskripsi itua. Namun usah terlalu bangga wahai anakku kerana semua kakak dan abang mu bernikah apabila mereka telah memegang ijazah atau diploma masing-masing (pendeknya mereka telah tamat belajar). Pun begitu mama dan papa amat memahami hakikat bahawa belajar di luar Negara, jauh diperantauan dan perpisahan antara kita memang amat sukar bagi mu dalam perjuangan pencarian ilmu dan dalam masa yang sama bertarung dengan ghirah perasaan dan gejolak anak muda. Memang hebat perjuangan itu. Itu sebabnyaa papa dan mama walau betapa sibuk mana pun tidak akan meninggalkan atau membiarkan kamu dalam keresahan dan kedukaan yang berpanjangan. We are always there with you….in mind and spirit. The feeling is mutual. We are spiritually bound to each other, by blood and by aspiration. Kami percaya bahawa Allah menyayangi mu dengan menjaga maruahmu kerana martabatmu sebagai Ibnu Sabil…Allah is always with you.

Nah kini kamu akan melangkah ke satu alam baru, alam pernikahan dan alam perkahwinan…

Ingatkah apa pesanan dan tips papa mengenai persediaan seorang mempelai lelaki yang perlu kamu sediakan?

Pertama & Utama : Doa, pastikan doa doa utama yang perlu kamu hafazkan. Mama tidak meragui keupayaanmu untuk mengetahui, memahami dan menghafaz doa doa menuju alam pernikahan dan berkeluarga, sementelahan kamu seorang ‘al hafiz’ dan seorang ustaz. Namun mama ingin mengingatkan kamu mengenai doa yang ‘perlu’ dibacakan sambil memegang ubun-ubun/dahi isteri mu sebaik sahaja selesai upacara akad nikah. Tidak ramai orang mengamalkan sunnah ini.

Bacalah doa ini sambil menyentuh atau meletakkan tanganmu diubun-ubun / dahi isterimu selepas akad nikah, ini disunnahkan sebagaimana yang tersebut dalam hadith:

"Apabila salah seorang dari kamu bernikah dengan seorang wanita, hendaklah dia memegang bahagian depan kepalanya (isteri) sambil menyebut nama Allah dan mendoakan keberkatan baginya dan hendaklah mengucapkan: 'Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau tetapkan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang Engkau tetapkan padanya. Ya Allah berkatilah isteriku ini atasku dan lindungi dirinya dari segala keburukan perbuatan orang-orang yang dengki dan perbuatan tukang sihir apabila dia telah melakukan sihir dan perbuatan orang-orang yang suka melakukan tipu daya.' " (Riwayat Abu Daud). Transliterasi bahasa Arabnya kamu mesti tahu kan….

Mama teringat lebih tiga pupuh tahun yang lalu, apabila papa membacakan doa ini di dahi mama sebaik sahaja mama dan papa diijabkabulkan. Sebaik sahaja papa tamat membaca doa itu, seorang nenek saudara menjerit kegembiraan sambil berkata:” Inilah yang aku tunggu tunggu selama ini”…..mama pun diberitahuinya bahwa dia lama tak dengar orang baca seperti itu, tak ramai yang amalkan doa ini…itu 30 tahun yang lalu , bagaiman masa kini pula….!!!...”

Kemudian diikuti dengan solat sunnat dua rakaat selepas nikah , ini kamu pun tahu…

Mama rasa terasa sungguh pilu tidak dapat hadir di hari perkahwinan mu yang jauh di pertantauan, namun mama tetap mendoakan dari jauh agar perkahwinan ini diberkati Allah, dilimpahi Mawaddah wa Rahmah dan di Redhai Allah dan terus bercinta membawa ke Syurga. Mama percaya Allah meredhai hambanya yang taat dan berbaik sangka dan meredhai kedua ibu bapanya dan kedua ibubapanya merestui dan meredhainya. Redhallah fi rdhail wallidaini.

Perkara asas Islam sebagai suami itu memanglah sudah makruf, umpamanya sentiasa menjadi imam (solat berjemaah dgn isteri) apabila tidak ke mesjid atau ke surau). Selalu mengadakan usrah suami isteri( usrah atas katil pun jadi).

Jadi mama ingin kongsikan beberapa tips psikologi bersuami isteri melayari bahtera rumantangga;

Cara terbaik untuk menjadi seorang suami yang baik adalah menjadi pasangan yang sempurna dimata isteri kamu (bukan mata perempuan lain). Kamu perlu menjadi seorang ketua (bukan sulkthan yang berkuku besi) dan dalam masa yang sama menjadi seorang teman hidup yang baik dan prihatin. Semasa kamu bujang, kamu lebih fokus pada diri kamu sendiri. Sekarang, apabila kamu sudah berkahwin, kamu perlu fokus pada kehendak/impian pasangan kamu dahulu sebelum fokus pada diri kamu sendiri.

Berikut adalah tips-tips untuk menjadi seorang teman yang baik di mata isteri tersayang kamu.

TIPS 1: Menjadi seorang pendengar yang baik

Jadi seorang pendengar yang baik, untuk mengelakkan diri daripada bergaduh serta berselisihan faham, bergaduh itu perkara yang sia – sia dan perabis beras sahaja. Kadangkala walaupun wanita suka berleter atau suka bercerita, tidak bermakna dia marah pada kamu, tetapi dia mahukan perhatian kamu. She needs attention and love. Wanita memang suka meluahkan apa yang mereka rasa melalui bercerita atau berleter.

Sebagai suami yang baik, kamu kena dengar sahaja sehingga habis dan ambil berat apa yang isteri kamu utarakan. Fahami sepenuhnya apa yang dia sampaikan dengan penuh sabar, kemudian barulah anda memberi respon berdasarkan perkara yang di adu. Kadang kadangkala kamu tidak perlu berikan apa apa jawapan pun.

TIPS 2: Sentiasa terbuka untuk menerima-pakai pandangan isteri

Apabila isteri menyuarakan pendapat mengenai sesuatu, kamu dengar apa yang hendak di sampaikan oleh dia. Kadangkala, pandangan isteri lebih bagus dari buah fikiran kamu sendiri. Sebagai lelaki, kamu lebih suka bertindak bersendirian. Tetapi sebagai teman yang baik, kamu perlu tahu pendapat isteri kamu sebelum anda memulakan sebarang tindakan. Ingat perlu berkongsi tindakan bersama dan sejalan

Ini kerana wanita walaupun dia berfikir jangka pendek, mereka berfikir semua perkara serentak (sifat wanita yang multi-tasking memang dibahaskan oleh banyak psikologis) dan ia berbeza dengan lelaki yang berfikir panjang tetapi hanya berkisar pada satu matlamat sahaja. Jika masalah itu rumit, dapatkan bantuan isteri kamu untuk sama-sama menyelesaikan masalah tersebut. Isteri sebenarnya sangat suka membantu lelaki yang mereka sayang. Namun tidak semua pandangan nya kamu kena ikut 100%, dengar sahaja dahulu dan kemudian tapis gunakan hikmah, harapkan ilham dari ALlah dan gunakan kecerdikan kamu, timbangkan mana lebih manfaat dan mafsadahnya, mana banyak pro dan kontra nya.

TIPS 3: Sentiasa bermain cinta

Setiap hari kamu perlu menggoda dan ‘mengorat’ isteri kamu. Ini kerana cinta yang hebat adalah percintaan yang berlaku berulang–ulang kali dan tidak mengenal usia. Kata Dr Fadzhilah Kamsah peluk lah isteri kamu paling kurang sepuluh kali sehari…pandai pandailah memilih masa ikut kesuaian tempat dan waktu. Selalau lah memebri pujian dimana mana yang patut, terutama masakannya dan pakaianya dna cara dia berpakaian

Kalau hendak menegur jangan tegur secara direct, tetapi disulami dengan cerita dari kisah kehidupanan ayah bonda. Bak kata Abang Ngah kepada papa dalam beberapa occasion, “ Bangah hanya lihat apa yang papa buat bukan pada apa yang papa katakan!....Mama bangga dengan kenyataan Abnag Ngah kerana dia kini sedang amalkan apa yang apa papa telah tunjukkan dalam kenyataan kehiduopan seharian.

Kamu hidup bersama kami mama dan papa lebih 20 tahun , sudah semestinya kamu melihat bgaimana papa kamu amat menghormati mama, papa tidak pernah memperlecehkan atau menjatuhkan air muka mama di depan sesiapa sahaja, apa tahlagi di depan anak-anak, papa tidak pernah memarahi mama secara terang terangan. Ingatkah kamu bila orang orang sibuk bercerita mengenai isu poligami, papa tidak pernah tumpang tui atau ambil peluang, paling banyak papa akan kata, orang yang mampu persilakan , buatlah, namun papa satu ni pun dah tak larat dahhhh…. Sebab papa tahu itu adalah isu sensisitif…Kerana papa amat memahami garis garis ‘sensitiviti kewanitaan’ bahawa mama adalah ibu kepada anaknya yang tujuh orang itu. Anak-anak itu adalah pewaris perjuangan dan pemimpin perubahan masa depan. .

TIPS 4: Sanggup berkerjasama sepenuh jiwa dan raga

Perkahwinan adalah hubungan give and take. Belajar untuk bekerjasama dengan isteri kamu. Ada masa-masa kamu kena mengalah dan ada masa-masa nya isteri kamu juga akan mengalah (kamu kena kena bijak memainkan peranan) . It takes two to tango.

Menjadi suami yang baik tidak sukar jika kita sedia untuk menjadi seorang teman hidup yang baik dan berlebih kurang pada isteri kamu. Fokus pada isteri kamu dan kamu akan menjadi suami yang baik secara tidak langsung.

Kerja-kerja rutin dalam rumahtangga bukan tangungjawab isteri, maksudnya jika isteri tidak lakukan maka dia tidak berdosa. Tetapi isteri bertangungjawab melayani suami dan memberi didikan anak anaknya. Isteri hanya membantu dalam kerja kerja rutin rumahtangga untuk mendapat pahala kebajikan kepada suami.

Oleh itu mama tidak mahu melihat kamu membaca akhbar goyang kaki sambil memerintah kan isteri buat itu dan ini sedangkan dia seorang diri berperang dengan pinggan mangkok periuk belanga dan penyapu di dapur dan sekitar rumah hatta dnegan anak anak nanti dimasa depan.

Sebab lelaki adalah pelindung wanita, seorang suami payung kepada isterinya bukan seorang sultan yang menunjukkan kuasanya secara kuku besi. Maka sayangilah, cintailah dan hormatilah isreri kamu sebagai seorang wanita, sama seperti mana kamu menyayangi dan menyanjungi mama kamu, macik makcik kamu dan akak kakak kamu.

Dalam kemeriahan dan kegembiraan di hari pernikahan kamu, bawa bersama lah cinta mama, sendu dan rindu dari mama dan papa yang kejauhahan ini, what’s more important you have my 100% doa dan restu from now on. On you mark get set go….

“Barakallah laka, wa barakallah alaika wajamaaa bainakuma fi kulli khairr”….Aminnn….