| Losing Weight During Ramadan | ||||
| By Karima Burns, MH, ND | | |||
| ||||
Larian Waktu terlalu pantas. Tidak terkejarkan. Ia ibarat pedang yang memotong kehidupan. Waktu yang terpotong hanya boleh diabadikan. Waktu yang diabadikan adalah tulisan kehidupan. Tulisan kehidupan mungkin dapat memberi makna, menjentik intuisi, memperkaya inspirasi,merakam masa lalu dengan kesyukuran, masa depan penuh harapan
Monday, September 26, 2005
Losing Weight During Ramadan
Tuesday, September 13, 2005
Ingat Mati Tetapi Lupa Diri Putri Eja
Sebuah hadith Qudsi yang cukup panjang dan mencuit hati kita. Sungguh indah dan amat baik untuk kita renungkan.
" Aku ( Allah ) hairan terhadap orang yang yakin akan datangnya kematian tetapi ia masih membanggakan diri ?
Aku hairan terhadap orang yang yakin dengan hari perhitungan ( hisab ), kenapa ia masih sibuk menimbun harta benda?
Aku hairan terhadap orang yang yakin akan masuk pintu kubur, kenapa mereka masih tertawa terbahak-bahak?
Aku hairan terhadap orang yang yakin terhadap hari akhirat, kenapa mereka masih bersenang-senang dan lalai tidak beramal?
Aku hairan terhadap orang yang yakin akan lenyapnya dunia ini, kenapa dia masih
menambatkan hati kepadanya?
Aku hairan terhadap orang alim yang pintar bicara tetapi bodoh dalam faham pengertian.
Aku hairan terhadap orang yang sibuk menyelidiki aib orang lain, tetapi lupa cacat / cela dirinya sendiri.
Aku hairan terhadap orang yang tahu bahawa Allah memperhatikan tingkah lakunya,
mengapa ia masih derhaka kepada Allah?
Aku hairan terhadap orang yang mengerti bahawa ia akan mati bersendirian dan masuk kubur bersendirian, kenapa ia masih asyik bersenda gurau dengan orang ramai?
Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Muhammad itu benar-benar hambaKu dan rasulKu. "
Diakui atau tidak, ramai orang yang tidak sempat mengadakan muhasabah. Dengan
kesibukan yang padat, rasanya sukar untuk mencari waktu yang sesuai untuk berfikir mendalam. Hari-harinya hanya diisi dengan kerja dan kerja. Semua waktu habis sekadar untuk mencari nafkah. Kesibukan seperti ini sudah menjadi ciri atau malah menjadi sebahagian dari kehidupan modern.
Malam hari yang semestinya waktu paling sesuai untuk melakukan muhasabah ternyata juga tersita untuk sekadar urusan dunia. Malam, utamanya dikota-kota besar tidak lagi ada bezanya dengan siang, Tetap ramai, tetap sibuk. Lampu-lampu
Firman Allah;
" Dan Dialah Tuhan yang menjadikan malam untuk kamu sebagai pakaian dan menjadikan tidur untuk berhenti rehat, serta menjadikan siang untuk keluar mencari rezeki. "
Q.S Al‑Furqaan : 47
Kerana manusia sudah merasakan tidak lagi cukup waktunya untuk mencari kehidupan di siang hari sahaja, maka malam harinya mereka gunakan juga untuk bekerja. Akibatnya waktu untuk istirehat berkurangan. Apalagi waktu untuk tafakkur, mengadakan muhasabah ( menghitung diri ), muraqabah ( mendekatkan diri pada Allah ), hampir tiada lagi sama sekali. Jangankan sholat malam, sedangkan sholat Isya' sahaja dijalankan sambil menahan ngantuk, fikirannya masih tertuju pada lain yang sifatnya keduniaan. Apalagi ketika melakukan sholat, TV tidak dimatikan, sebab anak isteri sedang menonton, Bagaimana
boleh khusyu? sedangkan untuk mengingati bacaannya sudah tentu dalam kesukaran.
Terlebih lagi kini semakin banyak pula program yang menarik, yang melalaikan manusia dari memikirkan erti kehidupannya sendiri. Semestinya sebelum masuk tidur, diluangkan waktu sejenak untuk berzikir. Kalau boleh, sholat dua rakaat. Kalau masih dapat dilakukan dengan membaca Al-Quran paling sedikit tiga surah terakhir atau tiga Qul, iaitu Qul Huwallahu ahad, Qul a'udzubirabbil falaq, dan Qul a'udzu birabbinnas, lalu ditutup dengan doa tidur. Tetapi alangkah ramai orang yang masuk tidur tanpa sengaja. Sambil berterusan menonton TV; lupa berzikir, lupa sholat, lupa berdoa ataupun mengadakan muhasabah. Malah jadual waktu tidurnya sahaja membuatnya tidak sempat untuk bangun tengah malam.
Kurangnya mengadakan perenungan dapat memberikan kesan yang buruk. Manusia tidak lagi mengerti untuk apa mereka bekerja. Mereka bekerja sekadar untuk mencari harta.
Setelah mendapatkan harta, digunakan semahu-mahunya. Tiada ada waktu lagi untuk berfikir, darimana datangnya harta itu.
Tidak ada kesempatan untuk merenung, apakah yang lain juga mendapatkannya? Tidak juga berkesempatan untuk menilai, halal atau haram pendapatannya; sebaliknya terus digunakan untuk apa sahaja tanpa berfikir panjang. Dalam benaknya hanya satu yang difikirkan, yang pasti saya dapat. Kita digalakkan untuk berfikir, darimana didatangnya, dan kemana dibelanjakan. Orang yang sudah pada taraf seperti ini hidupnya hanyalah sekadar untuk memenuhi hidup. Mereka bekerja, berjuang, berkorban, berdamai dan berperang, hanya untuk hidup, bahkan mereka mempertaruhkan hidupnya sekadar untuk hidup.
Mereka ini disindir Allah dalam firmanNya;
" Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk Neraka Jahanam banyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati ( tetapi ) tidak mahu memahami dengannya ( ayat-ayat Allah ), dan yang mempunyai mata ( tetapi ) tidak mahu melihat dengannya ( bukti keesaan Allah ) dan yang mempunyai telinga ( tetapi ) tidak mahu mendengar dengannya ( ajaran dan nasihat );
mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi; mereka itulah orang-orang yang lalai. "
Q.S Al-A?raaf : 179
Telinga mereka berlubang dan boleh mendengar, tetapi tidak mahu mendengarkan nasihat, cadangan, perintah dan larangan Zat yang menciptakan telinga. Inilah yang disebut telinga pasif oleh Allah. Bukan bererti telinga ini tidak aktif terhadap yang lain. Apabila musik dimainkan, nyanyian diperdengarkan, fitnah disebarkan, telinganya menjadi normal kembali.
Mata mereka juga celek, tetapi untuk membaca kalimah Allah mata itu menjadi rabun, malahan buta sama sekali. Berbeza tatkala melihat lenggang-lenggok artis, samada di pentas terbuka mahupun dikaca TV, matanya itu tiba-tiba menjadi jernih, sejernih kaca TV.
Mereka juga mempunya hati, tetapi sekadar gumpalan daging yang terbalut rongga dada.
Hati yang berupa qalbu tidak lagi dipunyai mereka, paling tidak sudah lama tidak terpakai. Usang, sukar dicari. Jika harus diaktifkan, masih perlu dibersihkan, diservice, bahkan mungkin dioverhaul dulu.
Firman Allah;
" Dan janganlah engkau mengikut apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan
mengenainya; sesungguhnya pendengaran dan penglihatan serta hati, semua anggota-anggota itu tetap akan ditanya tentang apa yang dilakukannya. "
Q.S Al?Israa? : 36
Sebelum hari kita dipertanggungjawabkan, sebaiknya kita memanfaatkanya untuk
merenung, adakah ketiga‑tiganya sudah berfungsi sebagaimana yang diharapkan oleh Yang Menciptakan? Atau kita masih beralasan, belum ada waktu untuk bermuhasabah.
Wallahu'alam Bisshawab.
Sujud aku di kakiMu
Bersimpuh dalam lautan doa
Laa ilaaha illallaah
Memuja namaMu
Pada zikir-zikir tanpa batas
Wednesday, August 10, 2005
Jerebu yang dahsyat
Hari ini keadaan semakin teruk dan tidak sihat namun terpaksa ke pejabat kementerian kesaihatan di Jalan Cenderasari untuk menghantar surat permohonan perpindahan kak yong dari Hospital Seremban ke UPM. Encik Thiru kata permohonan mengambil masa 3 bulan.
No wonder terasa sesak dan senak rupa-rupanya API index di sini agak alarming!
PORT KLANG - INDEX API - 480
PETALING JAYA - INDEX API - 340
KUALA LUMPUR CITY API - 460
KAJANG - API - 380
NILAI/SEPANG - API - 460
SEREMBAN - 310
Info from Methological Department Malaysia -
Take good care dear friends
---------------------------
Haze situation is deteriorating as seen today.
For update, we have contacted our experts and doctors seeking their advise and appended below is what they have commented. Stay tune for more updates.
HAZE,
YOUR GUIDE FOR STAYING HEALTHY
WHAT IS 'HAZE' ?
Haze is a phenomenon or occurrence caused by the accumulation of fine particles in the air which are barely visible to naked eye. These particles may occur naturally or may be an outcome of human activities like open burning or smoky discharges from factories and exhaust of motor vehicles.When these particles accumulate in large quantities and suspend in the air, they can lock out sunlight and visibility will be greatly reduced.
AIR POLLUTANT INDEX (API)
The API is obtained from the measurement of fine particles (below 10 microns) and several gases which are hazardous to health such as carbon monoxide, sulphur dioxide, nitrogen dioxide and ozone. The API is used as a guide for measuring air quality and its effect on health as follows :-
API VALUE STATUS
0 - 50 - Good
51 - 100 - Moderate
101 - 200 - Unhealthy
201 - 300 - Very unhealthy
301 - 500 - Dangerous
HAZE THREATENS YOUR HEALTH
Continuous hazy conditions will cause ill effects to all people especially those in the high risk groups such as :-
1. Children
2. The elderly
3. Those with illnesses like, Asthma, Bronchitis, Pneumonia, Chronic lung diseases, Heart diseases and Allergies
4. Cigarette smokers
5. Those who work outdoors most of the time
WHAT ARE THE SYMPTOMS OF HEALTH PROBLEMS AS A RESULT OF EXPOSURE TO THE HAZE?
The effects of continuous exposure to the haze include:-
- Itchy sensation in the throat, and coughing, increased phlegm
- Difficulty in breathing (wheeze) or nose block
- Pain, irritation, red and watery eyes
- Itchy skin rashes
- If above symptoms persist, get advice and treatment at the nearest clinic.
PREVENTION OF HAZE-RELATED ILLNESSES
- Close all windows and doors to your bedroom.
- Boil a kettle (electric) of water in the room and allow the steam to fill the room. Allow 10 - 15 minutes for the fine water vapor (steam) to collect the pollutants / particles in the air and settle down. After this the room should contain healthier air.
- Usage of face and surgical masks are of no use if they are not regularly changed as they can act as a base for bacteria to grow and result in other infections. Only very close fitting masks that do not allow air to enter through the sides of the mask are effective.
- Limit all outdoor activity as far as possible e.g avoid outdoor sport or physical activities. Always wash / bathe as soon as you return from outdoors. This will minimize eye / skin irritation. For minor eye irritation try using over the counter eye drops e.g Eye-mo
- Use your car air-conditioner when traveling in the car. Drink a lot of water. Smokers are advised to quit smoking.
- Those who suffer from diseases such as flu, bronchitis, asthma, conjunctivitis, heart diseases or chronic lung diseases should seek immediate treatment at the clinic or hospital if their condition worsens.
Doa tidak termakbul disimpan untuk akhirat
Doa tidak termakbul disimpan untuk akhirat
" Apakah sebabnya doaku tidak dimakbulkan, dari masa ke semasa, setiap waktu aku berdoa namun tidak terdapat apa yang aku mahukan..." Mimah mengadu di satu hari dnegan linagan air mata"...
BERDOA adalah suatu ibadat. Insan dianggap melakukan kebaktian dan ibadat ketika berdoa kepada Tuhannya. Sama ada sesuatu doa dimakbul atau tidak, pahalanya sentiasa ada di sisi Allah.
Justeru, Rasulullah bersabda yang bermaksud: "Doa adalah ibadat." Setiap doa pula dimakbulkan dari tiga segi, iaitu:
Doa yang dimakbulkan segera di dunia. Inilah yang biasanya menjadi harapan setiap orang yang berdoa. Ramai di kalangan insan yang memperoleh kurniaan hasil esungguhan mereka berdoa.
Kadangkala dengan begitu pantas dan kadangkala lewat disebabkan hikmah yang hanya Allah Maha Mengetahui.
Tidak mustahil Allah menerima doa seseorang yang sama sekali dianggap mustahil oleh manusia. Doa yang tidak dimakbulkan di dunia, tetapi disimpan untuk balasan kebaikan di akhirat di atas hikmah yang hanya dikehendaki Allah.
Jika ia berlaku, hendaklah difahami bahawa ia adalah pilihan terbaik daripada Allah untuk hamba-Nya. Akhirat adalah kehidupan yang hakiki, kebaikan di sana tidak ada tukar ganti dengan dunia yang sementara.
Allah tidak memakbulkan sesuatu doa secara mutlak di dunia kerana Allah Maha mengetahui segala rahsia kehidupan alam, baik atau buruk di sebalik sesuatu perkara yang dimohon. Akal manusia kadangkala tidak mampu menjangkau hakikat sesuatu.
Doa diganti dengan keselamatan diri daripada keburukan yang akan menimpa. Insan terselamat daripada betapa banyak keburukan bukan kerana kehebatannya atau kebijaksanaannya tetapi kerana rahmat Allah yang barangkali berpunca daripada pelbagai doa kepada Allah.
Sesungguhnya, setiap Muslim wajar berdoa kepada-Nya dan jangan berputus asas untuk mendapatkan rahmatnya, selagi ia untuk kebaikan diri kita dan sesama insan serta meminta perlindungan daripada-Nya.
Sucikanlah 4 hal dengan 4 perkara :
"Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan, Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu, Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu,..dan dosa-dosa yang silam di sulami dengan taubat kepada Dzat yang Memiliki mu."
LAA HAULAWALA QUWWATAILLA BILLAH-
“10 tips mengekalkan kemesraan”
“10 tips mengekalkan kemesraan”
oleh Ustaz Sabri
- Amalkan solat berjemaah
- Amalkan makan bersama-sama
- Sentiasa memberi dan menjawab salaam
- Berjabat tangan sambil melihat ke mata
- Meninggalkan kenangan manis kepada isteri (seperti ciuman di pipi atau dahi) ketika berjalan jauh (i.e pergi kerja, bermusafir dll)
- Memanggil isteri dengan panggilan mesra, seperti Rasulullah memanggil Humaira’ kepada Aisyah
- Berjalan bersama dalam jarak yang jauh
- Membina dan memelihara komunikasi
- Sering meminta maaf dan berterima kasih
- Saling memberi hadiah. Sebaiknya hadiah diberi pada waktu yang tak disangkakan
Tuesday, August 09, 2005
20 Things Sisters can do for Islam
Sisters, as much as brothers, are responsible for contributing to Islamic work. There are a number of things that can be done on a personal, family and community level.
1. Remember you are a khalifa on earth
Both men and women are appointed by Allah as His khalifa (trustees) on earth (Qur'an 33:72-73). We have been given this amana (trust) from Allah, and it is our responsibility to care for it. We must not forget that we will all be asked on the Day of Judgement what we did with our time. What did we do for the sake of Allah while we were alive? How did we spend our time, wealth, health, knowledge and other resources Allah has entrusted to us as a gift. How have we tried to make our ummah stronger? Will we make the grade?
2. Make your intention for the sake of Allah
Where does success really come from? It's from Allah. But without the correct intentions and methods, success at home and work won't happen.
"Actions are but by intentions," said Prophet Muhammad said in a Hadith in Bukhari and Muslim. Make your intention to please Allah first and foremost. This is the first and most important thing no matter what type of activism you get involved in.
3. Make Du'a (supplication)
Who can really answer your prayers and help you? Allah, of course. Ask only from Allah. Ask Him for Guidance, understanding, and a straight intention. Ask Him to accept your efforts for His cause.
Then watch as Insya Allah, He helps you throughout your work for His Cause.
4. Seek knowledge, a path to Paradise and power
Once your intention is clear, how do you know what the right method is to contribute to Islam in America? The key is knowledge. Specifically, knowledge of the Qur'an and Sunnah. This is not necessarily the knowledge you may have picked up in the Muslim country or community you grew up in. We're talking about knowledge based on original sources — the Qur'an and Sunnah.
"For him who follows a path for seeking knowledge, Allah will ease for him the path to Paradise" said the Prophet in a Hadith in Muslim.
For starters, one simple thing you can do is to read a translation of the Qur'an in a language you feel most comfortable with. This is not to say that translations will give you a complete understanding of the Qur'an. What it will provide though, is a basic overview.
Sincerely seek the truth. Remember that your goal as an ordinary Muslim at this point, is not to "reinterpret" the Qur'an. It is simply to expose yourself to Allah's Message in a way that you can understand.
5. Learn about your rights and duties and change who you are accordingly
Is knowledge meant to just fill our heads? Of course not. If we want to work for Islam in the West or anywhere else, we've got to start with ourselves first.
This not only means to know but to practice what we know. We must work from the inside out. We must fix our character first, then work with our families, neighborhood and further out within the community.
6. Raise good Muslim sons and daughters
Who raised those brothers who won't let sisters come to the mosque? Mostly women. For all the talk of Muslim women going out to change the world, we tend to forget about the one place where women have the most control: as mothers. Use this power.
It's mothers who can perpetuate notions of what a woman's place is, and they also can perpetuate a lot of the misguided notions about the position of women in Islam. Think through what messages you are giving your children. For example, how many mothers spoil their sons by not insisting they clean up their own room, put away their own dishes after dinner, help clean up the house or fold the laundry? Mothers can and should challenge gender stereotypes in their own homes.
This may be considered a small step for mums, but it leads to big steps for Muslim brothers.
With regards to daughters, mothers must orient them in the right direction on a personal level as Muslims, then at the academic and career levels. Not to forget but mothers are their daughters first role model. Be an example for her of a solid, strong Muslim.
7. Speak out against injustice
Feeling powerless against the Muslim men who won't let you come to the mosque? At least speak out against it. Did a speaker say something insensitive about sisters? Speak out against it. Use your knowledge of the Quran and Sunnah to challenge gender-unfriendly spaces and positions in the Muslim community.
Too often, the status quo is maintained because Muslim women do not speak up.
And don't just speak out against the bad. Ask questions and comment with wisdom as well.
8. Don't underestimate the power of social activities
Do you think organizing social activities such as dinners for sisters is just a waste of time? Not if you know the reality of the Muslim community here in the West.
While many sisters have families they can easily turn to for company and support, there are many who don't. Our communities have plenty of sisters who are new to Islam, or sisters who are students from abroad, or who recently immigrated here with their families but who are hungry for companionship.
What better companionship than that of Muslim sisters for the sake of Allah?
Organizing weekly dinners, teas, Halaqas are all small practical steps that Muslim sisters can take to help each other not only cope with loneliness, but more importantly become closer to Allah, if He wills. This creates a much-needed social network.
9. Go into professions that are needed in the community
Often, we encourage our children to go into professions that are seen as prestigious or that will ensure them financial security. These may not, however, be professions that are most needed by the Muslim community. Identify what the needs are and encourage young women to pursue careers in these fields.
For example, there is dire need for Muslim community advocates, social workers, therapists, family counselors, and other support resources. The shortage of such professional skills within the community forces Muslims to go to non-Muslims who are often insensitive to our religious values.
Another field where Muslim women are needed is law. Marriage, divorce, custody of children, and inheritance are all issues which directly affect Muslim women, and for which they will rarely find a Muslim advocate. There is a need for sisters who know Islamic law and the local law to help Muslim women deal with issues like these with sincere, sound advice, as well as sympathetic support.
Is there a Muslim woman doctor in the house? For the most part, the answer is no. It is no cliche to say that there is a crying need for women in the medical field. Sisters are especially needed in sensitive fields like obstetrics and gynecology, fertility specialists, etc.
These are among many areas where women, especially Muslim ones, feel most comfortable discussing exclusively with other women who will understand where they are coming from.
10. Teach in Islamic tuition or fardu ain class
Does getting an Islamic education sound too far-fetched? If so, consider helping Islam by teaching at the local Islamic tuition class or fardu ain class. This is where a number of Muslim kids (most of whom attend public school) find their only Islamic environment throughout the whole week.
The presence Muslim sisters as mentioned above, is not just in imparting knowledge but it's also in being a positive role model. As well, teaching in Islamic weekend schools provides you with the opportunity to clarify the position of women in Islam, to clear it of the cultural baggage so many Muslim parents tend to pass down to their kids.
11. Enjoin the good and forbid the evil
The Prophet said: If one of you sees something evil he should change it with his hand. If he cannot, he should speak out against it, and if he cannot do even that he should at least detest it in his heart, this being the weakest form of faith.
[Muslim]
Enjoining the good and forbidding the evil is not the domain of Muslim brothers alone. Sisters are also required to do this, whether it is on an individual or community level. Look for opportunities and build your strength to do this.
Not only will you be fulfilling a religious duty, but you will become stronger and Allah willing, gain the strength to speak out against wrong regardless who is doing the wrong.
12. Promote and appreciate sisters doing good work
How many of us spend time to appreciate the work Muslims sisters do to promote the cause of Islam?
Whether a sister has given an inspiring speech, written a useful article, established a fantastic program for the mosque, a number of sisters tend to beat each other down instead of trying to build each other up.
Promoting and appreciating sisters who are doing good work will not only serve as encouragement for them, it will also pinpoint acceptable role models for young Muslim women. This is important when many or our young girls look up to women who are models, actresses and singers, as opposed to those making a positive contribution to society.
13. Support other sisters in need or difficulty
Do you know a sister who takes care of her own kids, plus an ailing mother-in-law? Or a sister who needs a night out with her husband after a frustrating week juggling work and home responsibilities? Give her a break. Offer to babysit for a night, or take her kids to the park so she can have some free time to herself. These small gestures give a big boost to sisterhood and Muslim community support, not to mention support for a Muslim family.
14. Get sympathetic speakers and scholars invited to the community
Who are the top five speakers in your community? What is their understanding of Islam and especially the role of women? Do they speak out against injustice? Or do they promote the status quo?
Sisters can encourage community leaders to invite speakers to shed light on Muslim women's issues, and who can address problems from an Islamic perspective in a wise and sensitive way.
15. Teach sisters how to deal with discrimination
How many sisters know how to respond effectively to discrimination and harassment? It seems that most will tend to ignore it. Others may respond with a rude remark of their own. But neither of these approaches is usually appropriate.
Muslim women can help here by developing an effective strategy in consultation with counsellors, psychiatry, psychologist and community leaders. Informing and enabling Muslim women on how to seek legal recourse if they so choose is another needed service.
16. Become journalists and media professionals
Do you think the ability to write well and communicate effectively has no effect on others?
You're wrong. A knowledgeable, practicing Muslim woman who can write and speak well is a powerful weapon against those who say Islam oppresses women, or that women can't come to the mosque for instance.
The media is an unavoidable tool in the spread of Islam amongst Muslims and non-Muslims and sisters should not avoid this field of study.
17. Use what you have
If you're already a working Muslim woman, how can you contribute without necessarily changing careers? Use your professional skills for the community.
If you can write well, establish a well-written, organized and attractive community newsletter. If you're in business, establish a community fundraising project for the local mosque's expansion. Use what you've got. It'll take some thinking and planning, but you're almost bound to find a way you can contribute, if Allah wills.
18. Know and teach women's history
Do you think women's history means learning exclusively about Western feminists? Think again. Muslim women have their own heroes. Aisha, Khadijah, Maryam, Asiah (may Allah be pleased with all of them) are our role models. Remember that Muslim women's history does not start and end with these four righteous women. Muslim history is full of women who have made positive contributions. We also need to recognize and know the efforts of the pioneering Muslim women who worked in partnership with men to establish the various Muslim institutions now flourishing in our country.
Know the history of the first generation of Muslim women as well as those who established the Muslim community in the West and the rest of the world.
Read to your daughters the stories of the great female companions of the Prophet in books like Abdul Wahid Hamid's Companions of the Prophet.
19. Understand the issues of the day
Do you know what your kids are learning in school? Is there a sex education class promoting unIslamic ideas? What are you going to do about it? Do you participate in your child's Jogathon fundraising activities at school?
Muslims sisters have to know the issues of the day in order to make an impact. Whether it's sex education, reckless driving or rape cases and other issues should be of concern to us as well, and not just non-Muslims. Being vocal, and most importantly, knowing and advocating the Islamic position on issues of the day affords you the opportunity to stand up for justice and to make Da'wah. Don't pass it up.
20. Volunteer!
There are many organisations and businesses - both Muslim and non-Muslim, which are in need of people who can spare a few hours a day, week or month.
Charities, masjids, and play groups are some to name a few. This is an excellent opportunity for Muslimahs to benefit and aid the community as well as gain the blessings from the Lord of all the Worlds.
Monday, June 20, 2005
calon isteri untuk calon usahawan
Calon usahawan perlukan calon isteri yang sesuai kerana isteri mempunyai pengaruh besar pada kejayaannya. Tuan Zainuddin adalah peguam terkenal di Kuala Lumpur. Anak-anak guamnya terdiri daripada semua bangsa dan kebanyakan mereka adalah orang bisnes. Salah seorang anak guamnya adalah Encik Tan, usahawan Cina yang berjaya.Tuan Zainuddin menceritakan apa yang pernah didengar daripada usahawan Cina itu berkenaan persediaan menjadi usahawan. Menurut Encik Tan, di kalangan orang Cina, mereka mempunyai semacam petua memilih perempuan yang bagaimana yang lebih sesuai bagi lelaki yang hendak menjadi usahawan.Menurut Encik Tan, bagi calon usahawan Cina, berkahwin dengan gadis yang lulus sekolah aliran Cina adalah pilihan lebih baik, berbanding gadis yang lulus aliran Inggeris. Rasional di sebalik pilihan gadis aliran Cina ataupun Inggeris adalah mereka mempunyai pengharapan berbeza ke atas tingkah laku suami-suami mereka. Mengikut Encik Tan, gadis-gadis Cina yang berpendidikan Inggeris mempunyai nilai-nilai kekeluargaan seperti wanita-wanita kulit putih, iaitu mereka mahu suami-suami mereka bekerja seperti orang yang bertugas di korporat antarabangsa, iaitu kerja ikut waktu, pulang kerja cepat, malam mesti berada di rumah dan hujung minggu bersiar-siar dengan isteri dan anak-anak.Berbeza dengan gadis-gadis yang mendapat pendidikan aliran Cina, mereka ini kurang mengharapkan suami-suami mereka pulang cepat, apa yang penting suami-suami mereka pulang membawa wang yang banyak untuk keluarga. Petua yang serupa juga digalakkan bagi mereka yang terlibat dengan profesion kejurujualan, khususnya kejurujualan dalam sektor produk-produk harga tinggi dan mahal seperti kereta, rumah, hartanah dan lain-lain yang seumpama itu. Bakal pembeli produk-produk seperti itu pergi ke showroom ataupun membuat lawatan ke lokasi selepas waktu pejabat, pada hari-hari cuti dan hujung minggu. Bagaimana pula jikalau saudara seorang pemuda Melayu? Saudara digalakkan supaya memilih gadis yang datang daripada keluarga usahawan. Nabi Muhammad menggalakkan umatnya berkahwin dengan orang yang sekufu, ertinya orang yang banyak persamaan.
when the boss yell at u!
You might assume that there is a reason for his behavior, that it is important to both overcome the block (whatever it is), and not create a bigger block by putting out resentment, resistance, and othernegative emotions. With honest communication you can recognize where he is coming from, gain an understanding of his motivations, and come into a position of empathy and love.
there is more in this world
I see the beauty in those around me
Pengaruh minda
Mengikut sebuah kisah, suatu masa dahulu, seorang hartawanmengadakan majlis kenduri di rumahnya.Semasa tetamusedang asyik menjamu selera, tiba-tiba tukang masak membisikkansesuatu kpd tuan rumah. Secara spontan, tuan rumah menghimpunkanorang yg hadir dan menjelaskan bahawa tukang masak terbubuh racun tikus dalam makanan yg dihidangkan dan meminta maaf kerana perbuatanyg tidak disengajakan itu.Tiba-tiba, para hadirin menyerbu ke tandas kerana secara spontanberasa loya, sakit perut dan doktor dipanggil. Akhirnya, diketahuibahawa tuan rumah salah faham. Rupa-rupanya tiada sebarang racun yg dimasukkan ke dalam makanan. Lain yg dicerita oleh tukang masak,lain pula yg difahami oleh tuan rumah. Hadirin menarik nafas legadan ramai yg sebentar tadi berasa loya dan sakit perut mulamerasa sihat dan segar kesan dari maklumat yg baru mereka terima.(7 formula Individu Cemerlang oleh Dr Danial).2) Dalam al-quran terdapat banyak ayat yg menceritakan keadaansebenar umat Islam. Mereka sebenarnya adalah umat terbaik jika mengikutpertunjuk Tuhan. Mereka juga digesa jangan mengalah dengan keadaan persekitaran apabila mereka ditimpa kesusahan dan kesempitan. Lihatlah,renunglah dan tadaburlah ayat berikut, semoga kita kenal siapa kitadan siapa dibelakang kita. Maksud firman Allah:"Dan janganlah kamu lemah dan jangan pula berduka cita, sedangkankamu orang-orang yang lebih tinggi jika kamu orang-orang beriman."(Ali-Imran:139)3) Semoga ayat ini lebih mempengaruhi minda kita daripada maklumatsalah yg telah mempengaruhi minda hadirin yg hadir dalam majlis makanseperti kisah di atas.
Ahmad
Tuesday, June 14, 2005
Positive and negative sides
One side we could refer to as the negative, the painful, or
the disturbing. The other side would be the loving, the
light, and the beautiful. As we learn to play this game
between two sides, we realize that one is more of our
nature, or sometimes it's more of the way we would like to
be. In other words, we can look upon ourselves as actually
being unloving, or dark, or deep down inside, I'm no good.
We can still realize, however, that underneath our negative
picture of ourselves is the desire to be good. Choosing the
good can be done regardless of what the world is dealing
out.
Sunday, March 20, 2005
Tell them U love them!
So remind them: "When I forgot in this way or in that way, my unconditional love for you is really what it is about."
Make sure that this is the reference point they have when you give up this day, that you can rest well, knowing the children know you love them. If you ever attempt to let go of this day and consider, "I don't know if they really know I love them," consider how you can get your love to them in some way. If nothing else, ask Allah to link their hearts. to you
Saturday, March 12, 2005
No male or female role at home?
Friday, March 11, 2005
How to Identify a Stroke
Note from a friend: I wish I knew this several years ago when a friend was having a stroke at a clubhouse function and I didn't recognize it; just that something was wrong and did get a resident doctor in the hall and made other people aware, but unfortunately her husband listened to her and didn't get her to the hospital for a couple hours.
Sometimes symptoms of a stroke are difficult to identify. Unfortunately, the lack of awareness spells disaster. The stroke victim may suffer brain damage when people nearby fail to recognize the symptoms of a stroke.
Now doctors say a bystander can recognize a stroke by asking three simple questions:
*Ask the individual to smile.
*Ask him or her to raise both arms.
*Ask the person to speak a simple sentence.
If he or she has trouble with any of these tasks, call 9-1-1 immediately and describe the symptoms to the dispatcher. After discovering that a Group Of non-Medical Volunteers could identify facial weakness, arm weakness and speech problems, researchers urged the general public to learn the three questions. They presented their conclusions at the American Stroke Association's annual meeting last February. Widespread use of this test treatment of the stroke and prevent brain damage.
A cardiologist says if everyone who gets this e-mail sends it to 10 people you can bet that at least one life will be saved. Tell as many people as possible about this. It could save their lives! BE A FRIEND AND SEND THIS ARTICLE TO AS MANY FRIENDS AS POSSIBLE.
Saturday, February 19, 2005
Hari ini Hari Asyura -10 Muharram
10 Muharram terkenal dengan nama Hari Asyura’. Menurut riwayat, hari Asyura’ ini adalah hari kejayaan dan kemengangan para rasul dan beberapa nabi yang terdahulu terhadap musuh-musuh mereka. Kita seharusnya mengambil tauladan pada hari itu kerana Allah telah menjadikannya sebagai sejarah kebangkitan dan kejatuhan sesuatu umat dari abad ke abad untuk menjadi iktibar dan pelajaran bagi umat-umat yang akan datang. Juga sebagai satu gambaran antara orang-orang yang beriman dengan orang-orang yang engkar. Hal itu ditegaskan secara umum dalam Al-Quran, sepertimana firmanNya dalam surah Ali Imran, ayat 140:
Artinya: Hari-hari kemenangan ini, Kami (Allah), pergilirkan antaramanusia, supaya jelas oleh Tuhan orang-orang yang beriman itu, dan dijadikan sebahagian daripadanya menjadi kesaksian-kesaksian (syuhada’). Dan Tuhan tidak menyukai orang-orang yang zalim.
Banyak terjadi peristiwa-peristiwa penting di Hari Asyura yang mempunyai nilai-nilai perjuangan. Sebahagian daripadanya dikisahkan dalam Al-Quran adalah kisah Nabi Musa a.s, kemenangan Nabi Nuh a.s dan sebagainya.
Rasulullah s.a.w menganjurkan kepada umatnya supaya mengambil nilai-nilai rohaniah dari peristiwa-peristiwa tersebut. Tetapi bukan dengan merayakannya dengan cara-cara yang tidak mengikut syarak. Jadikannya sebagai hari untuk meningkatkan ibadah dan amal. Di antaranya dengan berpuasa pada Hari Asyura’ itu. Keistimewaan berpuasa pada bulan Muharram itu dijelaskan dalam satu hadith Rasulullah s.a.w:
Puasa yang paling mulia sesudah bulan puasa Ramadhan ialah bulan Muharram. (Hadith riwayat Muslim).
Puasa bulan Muharram itu ialah puasa pada Hari Asyura’ seperti yang ditegaskan lebih terang dalam satu hadith yang lain:
Puasa hari Asyura’ menghapuskan dosa setahun yang telah lalu-(Hadith riwayat Muslim).
Oleh karena hari Asyura’ ini hari yang mulia, maka Islam menganjurkan agar kita membuat kebajikan kepada fakir miskin, kaum keluarga, khasnya anak-anak sendiri yang membuatkan mereka merasa bahagia dan gembira. Ajaran ini dijelaskan dalam satu hadith yang menyatakan:
Barang siapa yang melapangkan jiwa dengan memberi hadiah-hadiah kepada anak cucu dan keluarganya pada hari Asyura’, nescayaAllah akan memberikan kepadanya kemudahan rezki sepanjang tahun itu-(Hadith riwayat Al-Baihaqi).
Semoga Allah memberikan kita taufik untuk melakukan amal soleh yang diredhainya. Amin…..
Friday, February 18, 2005
Complete guide on tsunami
..try this link http://http://www.drgeorgepc.com/Tsunami2004Indonesia.html
Malam tadi majlis solat hajat yang semarak dan ramai
semoga hari ini dijalani dengan berkah dari Allah....
Thursday, February 17, 2005
Bersangka baik membawa bahagia
Manusia hari ini suka bersangka-sangka
Ada sangkaan baik...Ada sangkaan buruk
Orang beribadah disangka riak
Orang yang relax disangka malas
Orang yang pakai baju baru disangka menunjuk
Orang yang pakai baju buruk disangka zuhud (hina)
Orang makan banyak disangka pelahap
Orang makan sikit disangka diet
Orang baik disangka buruk
Orang buruk disangka baik
Orang senyum disangka mengejek
Orang masam disangka merajuk
Orang bermuzakarah disangka mengumpat
Orang diam disangka menyendiri
Orang menawan disangka pakai susuk
Orang nampak ceria disangka membela
.........
mana tahu yang diam itu kerana
berzikir kepada Allah
mana tahu yang senyum itu
kerana
bersedekah
mana tahu yang masam itu kerana
mengenangkan dosa
mana tahu yang menawan itu kerana
bersih hati dan mindanya
mana tahu yang ceria itu kerana
cergas cerdasnyaJauhi sikap suka bersangka-sangkakerana ia bakal memusnahkan ukhwah
seperti musnah nya kayu dimakan api..
Satu benda yang kita lihat,macam-macam kesimpulanyang boleh kita buat.
semuanya bergantung bagaimana kita
melihatnya."Tegakkn Islam dalam diri kamu.. nescaya Islam akan tertegak diatas
bumi kamu"Imam Al-Syahid Hassan Al- Banna.
Sunday, February 06, 2005
Ahad yang menceriakan...
Selepas solat dan membaca Al Ma'thurat, terasa perlu buat strectches dan a bit of exercise, jogging around the house.
7.30am, terima SMS daripada ROHA :
"Kami kat Lambaro di posko PKS. Dekat dah dgn Aceh. Setakat ini semua sihat, Alhamdulillah. Tlg sampaikan berita ini kpd keluarga Dr Hafidzi, akh Hamdy, akh Nash, Ukhtie Jannah dan akh Aidil. Teruskan doa utk kami. Jzkk.
Note: 'POSKO=pos komander'
Selepas penat lari keliling rumah, buat gardening sikit, pruning some roses and bunga melati , rearanggging few pots, penuhkan corner sebelah car porch dengan pepokok biar nampak green and fresh, berat juga terasa sakit pinggan nih...ok lah panggil bibi tolong ...sehingga pukul 9.30a,m. Kejutkan papa (katanya nak baca Qur'an dulu...lama nya mama tunggu tak turun turun rupanya dia terlena..biasak lah papa tu...) untuk meracun pokok gergasi belakang rumah dengan racun yang paling power. This is the 2nd time. First time pokok tu gugurkan daunya buat seketika tetapi itu dua minggu dulu, selepas dua minggu hujan panas hujan pans, daun daun berhenti gugur dan pelik daun daun baru mula tumbuh la...ha..may be pokok tu kena diracun sekali lagi...pakai tangga lah papa...
Rushing mandi dan solat zuhr untuk prepare to attend meeting kelab kelas darjah 6 Umar.
Berbagai program untuk anak anak kelas 6 umar, terutama persediaan untuk UPSR. Keceriaan kelas perlu di beri perhatian penting.
Lepas asar, papa , bangah, banguda, Menghantar 'car seat' yg terpakai ke workshop Demanz Garage, tyre cover...etc
Saturday, February 05, 2005
Selamat berbakti di Aceh wahai pahlawan & serikandi
Sampai di KLIA tepat 7.00 pagi. Belum ada yang sampai. Ada lebih kurang 10 kotak dan 5 beg yang memuatkan barangan sumbangan dari wanita JIMyang akan dibawa ke Aceh . Termasuk kelengkapan solat wanita, Tudung tudung dan tuala serta selimut. Barang -barang mainan dan gula gula dan cokelat yang siap dengan ucapan " Jangan berduka' sumbangan Anfaal.
Tak lama sampai beberapa sisters yang lain, Siti Hajar dengan ibunya, Faridah dengan anak gadisnya, Faridah isteri Mohd Yusof, Zuraidah (Dr Hafizi's wife).
Akhirnya semua ahli team mission sampai yang diketuai oleh Dr Hafizi (Naib Pres) bersama 3 lagi yg lain Nash, Aidil, Harun. Turut menghantar untuk mengucapkan selamat jalan ialah AJK JIM international Azhari Kadir(Ketua), Zun Arif, Zairul (TimPres sempat menyerahkan semua topi dan vest yang siap dengan logo misi Tsunami dan JIM). Dr Sahrim, Mohd Yusof, dua orang anak remaja Dr Hafizi. Ada tambahan kotak sumbangan , menjadi 13 kotak 10 beg semuanya.
Akhi Azhari sempat menunjukkan vest, topi dan 'bunting' misi kemanusian Aceh ke 2 . Vest Presiden berlengan panjang, lain lain semuanya sleeveless. Presiden dah jalan dulu, vest nya datang kemudian. Sempat mengadakan sesi bergambar bersama team mission selepas check in.
Selepas mereka hilng dari pandangan beredar pulang ke pejabat. Samapi ke pejabat 9.30am
Friday, February 04, 2005
Jom beramai ramai ke KLIA-mengucapkan ....bye bye
emel amma berbunyi begini:
JOM beramai ramai ke KLIA esok pagi- mengucapkan selamat kepada srikandi WJIM
Salam,
Roha dan Jannah (Srikandi Wanita JIM) bertolak ke Aceh dari KLIA pada 8.30 pagi Sabtu, 5 hb Feb dan balik semula ke KLIA on 13 Feb jam 10.30 pagi.
Mereka adalah lambang kesetiaan, kebersamaan dan pengorbanan kaum wanita JIM dalam semua Misi Keperihatian dan kepedulian JIM. Kini Misi Aceh memanggil
Kita untuk menyumbang bakti. ALhamdulillah mereka berdua telah dipilih oleh Allah.
Kita pula bagaimana? Inginkah kita tumpang pahala, barakah dan syafaat mereka?
JOM mari beramai ramai menghantar mereka, mendoakan untuk mereka dan mengucapkan selamat jalan dan kembali.
Gembirakanlah hati mereka.
.Kalau boleh kita berkumpul dan berjumpa di KLIA sebelum check in. Dalam pukul 7.00 pagi.
Bagi yg berdekatan dengan Ampang Jaya/Gombak ‘convoy’ akan bertolak dari rumah Jannah pada pukul 5.30 pagi di alamat di ukay perdana:
.......................
...........
- Bayangkan sedang meniup dua jari di mulut ibarat seruling jihad seperti dalam filem : “ Lion of the desert’, semasa Umar Mukhtar akan bertolak ke medan!-
Tuesday, January 25, 2005
The sun keeps rising and setting......
Now, who do I think is doing all that?
Ahh,.... that was in the early morning. Few hours later 'they' start making tentrum...going to the site late and 'sambil lewa'...hmmmm . I was taken aback...what went wrong?
Saturday, January 22, 2005
Happy Belated birthday for Taqee-uddeen....Allah juga meraikannya !
Maaf , kita tidak dapat raikannya 'on time'.
Seharusnya sambutan hari lahirmu ialah pada setiap 14 January. Namun Papa dan Mama merasakan alangkah baiknya jika diraikan oleh semua orang dalam keluarga. Apabila ddik beradik yang lain telah berkumpul. Hari ini semua orang telah berkumpul di rumah kita sempena hari raya Qurban. Hari yang paling tepat.
Kak Yong dan suami (Abg Noh) dari Seremban, Abang Ngah dan isterinya(kak Izah) dari Ukay Perdana, Imang dari USM Penang, dan adik adik yang lain semua memang ternanti untuk meraikannya. tambahan Mak Adak dari Taman Melawati juga hadir bersama.
Papa dan Mama lebih suka menamakan nya 'sambutan hari lahir' bukan 'hari jadi' kerana hari lahir tercatat dan semua orang tahu, namun 'hari jadi' hanya ALlah sahaja yang tahu, bilakah tarikh sebenar 'kita jadi' , tarikh kita di 'conceived' dalam perut ibu tiada siapa di kalangan kita akan tahu?
Alhamdulillah nasib baik Aalaa dan Img menjadi sukarelawan membeli 2 biji kek, Cheese Cake dan walnut chocolate cake berlapis ice cream dan Pizza 2 rasa. Kita perlukan 2 biji kek dan 2 keping PIzza?. kerana kita meraikan hari lahir untuk 7 orang, Aaala pada 20 okt, Img pada 29 Nov, Kak Ngah Izah pada Nov, Abang Long Noh pada 24 Dis, Papa 27 Dis, Adak 12 Jan dan terakhir Abang Uda Taqi pada 14 Jan.
Menurut papa mungkin di tahun akan datang kita hanya raikan sambutan hari lahir secara kumpulan dua tahun sekali. Awal tahun dan tengah tahun. Awal Tahun untuk kumpulan ini dan pertengahan tahun untuk Hikmat(4 April) , Kak Yong (19 April), Mama(26April), Syamil (1 Jul), ABang Ngah(7 Jul). InsyaALlah.
Tazkirah yang papa utarakan semasa memulai majlis ini sungguh mengesankan hati mama. Saat -saat begini memang amat mama nantikan dan rindukan. Semua anak anak ada di depan mata. Anak anak adalah penyejuk mata mama. Tambahan lagi apabila Syamil membacakan doa di akhir tazkirah papa. Air mata mama tersekat sekat. Terharu bercampur bangga. Anak mama yang seorang ini membuat mama sungguh bersyukur kerana atas rahmat Allah ia menjadi hafiz itu semasa berumur 14 tahun. Kini telah menggapai 17 tahun ini. Doanya dan kalimah kalimah Arab yang mantap dan fasih yang terkeluar dari mulutnya sungguh mengait ngait jantung Mama. Aku bersyukur kepadamu Ya ALlah!.
Tahniah ABang Uda kerana Allah telah memanjangkan usiamu menggapai ke 22 tahun. Umur mu mencapai kematangan seorang lelaki. Harapan mama biarlah dengan meningkat umur, bertambah keimanan dan komitment mu terhadap Islam.
Terlanjur meraikan nya hari hari bersejarah dan bermakna ini kita perlu tafakkur sebentar apakah perspektif Islam mengenainya?
Allah Berfirman dalam Al Quran Surah Maryam 15:
Wasalaamun 'alaihi yauma wulida.....
Ertinya : Allah berfirman," Selamat/Sejahatera atas diri-nya ( Nabi Yahya) pada hari ia dilahirkan......"
Dan Allah Berfirman dalam Al Quran Surah Maryam :33 :
"Wassalaamu alayya yauma wulidtu..." Ertinya : Allah berfirman," Berkata Isa putera Maryam,"......dan keselamatan/Selamat-Sejahtera semoga dilimpahkan kepadaku pada hari aku dilahirkan....."
Dua ayat diatas adalah petunjuk bagi orang-orang yang terang mata hatinya dan jernih fikiran nya.
Mengucapkan Selamat atas seseorang pada hari ia dilahirkan adalah mencontohi perbuatan Allah, Tuhan semesta Alam dan contoh dari perbuatan dari para Nabi, khususnya Nabi Isa yang mengucapkan Selamat atas kelahiran dirinya.
Jadi kalau kita mengucapkan " Selamat ( Semoga Allah melimpahkan Kesejahteraan) kepada seseorang pada ia dilahirkan "atau" atas anak yang dilahirkan" .
Termasuk mengucapkan selamat ulang tahun kelahiran itu perbuatan kasih sayang yang dicontohkan Allah kepada kita di dalam Al Quran dan mencontohi perbuatan Nabi kita Isa AS yang mensyukuri atas hari lahirnya. Kepada siapa lagi kita mengambil contoh kalau bukan kepada Allah dan Rasul-Rasulnya.
Friday, January 21, 2005
Sajak untuk Abg Uda.....Happy belated B'day
~~~~~~~ Kalau diibaratkan pantai....
Mungkin engkaulah ombak
Yang sentiasa rela
Menghempaskan diri ke pantai
Buat pembasuh segala perit
Dan calar yang terlukis di persisirannya...
Namun,
Jangan pula kau lupa Pantai juga ada lukanya...
Pantai juga ada mahunya...
Pantai juga ada sepinya...
Dan...
Kalau diibaratkan pohon
Mungkin engkaulah si akarnya
yang sentiasa rela mencengkam bumi...
Agarkan tumbuh daun yang rendang... B
unga yang mekar...
Buah yang manis...
Begitulah dirimu...
Namun,
Jangan pula kau lupa
Akar juga ada perosaknya
Akar juga ada ceritanya
Cuma ia terlindung jauh di dalam...
Dan kalau diibaratkan awan...
Engkaulah taman si burung
Yang menjadi padang permainan
Dan tempat melayarkan impian
Dari setiap sayap yang dikuakkan...
Namun, Jangan pula kau lupa
Awan ada juga gelapnya
Awan ada juga mendungnya
Cuma tergantung di atas Tanpa tiang
Tak terlihat jika tak mendongak.
Dan...
Aku sebagai rumput yang telah lama terpijak
dek kaki yang meredah bumi...
Berdoalah kiranya...
Kalau engkau jadi ombak
Biarlah ombak yang tabah
Biarlah ombak yang reda
Biarlah engkau jadi ombak
yang sentiasa ada dengan bunyinya
Dalam nada kedamaian s
ehinggalah tiba masa
Terhentinya segala pergerakan isi bumi ini...
Munculnya saat yang paling sunyi...
Dan... Aku berdoalah kiranya...
Engkau jadi akar... Biarlah akar yang teguh
Biarlah akar yang jiwanya hidup
Biarlah engkau jadi akar yang sihat dengan jalarnya D
alam perjalanan yang berliku
tetapi memberi nafas pada si bunga dan buah...
sehinggalah masanya pohon yang subur itu takdirnya tiba...
Membawa segala Mekar dan suburnya ke dalam tanah
Demi
berakhirnya Sebuah kehidupan si pohon rendang...
Dan aku berdoalah kiranya...
Kalau engkau jadi awan...
Jadilah awan yang gembira
Jadilah awan yang putih...
Jadilah awan yang manis
Dengan senyuman Bersama kicauan burung
Melakar warna di dada langit
Mungkin seindah pelangi
Atau semerdu suara angin...
Sebelum tiba masanya...
kegelapan
Menyelubungi segenap penjuru bumi
Sehingga awan yang tergantung indah...
Jatuh bertaburan
Demi berakhirnya sebuah kehidupan
Dan satu anugerah yang dinamakan dunia yang fana...
Friday, January 14, 2005
Egyptian Nationalist Weekly: U.S.-Israel-India Nuclear Testing May have Caused Asian Tsunami; The Goal: Testing how to Liquidate Humanity
Artikel dibawah membuat Mama berfikir. Mungkin tangan tangan zalim itu membuat onar lagi...
http://www.rense.com/general61/earthquakestsunamisand.htm
Egyptian Nationalist Weekly: U.S.-Israel-India Nuclear Testing May have Caused Asian Tsunami; The Goal: Testing how to Liquidate Humanity
The Egyptian nationalist weekly Al-Usbu' has published an investigation by correspondent Mahmoud Bakri, titled "Humanity in Danger," claiming that the earthquake and tsunami in Asia may have resulted from joint nuclear testing by the U.S., Israel, and India. The following are excerpts from the article:
"Was [the earthquake] caused by American, Israeli, and Indian nuclear testing on 'the day of horror?' Why did the 'Ring of Fire' explode?
"… According to researchers' estimates, there are two possible [explanations] for what happened. The first is a natural, divine move, because the region is in the 'Ring of Fire,' a region subject to this destructive type of earthquakes.
" The second possibility is that it was some kind of human intervention that destabilized the tectonic plates, an intervention that is caused only in nuclear experiments and explosions. What strengthens this direction [of thought] are the tectonic plates [under] Indian soil [ sic ], since in the recent few months, India conducted over seven nuclear tests to strengthen its nuclear program against the Pakistani [nuclear program].
"[Various] reports have proven that the tectonic plates in India and Australia collided with the tectonic plates of Europe and Asia. [It has also been proven] that India recently obtained high[-level] nuclear technology, and a number of Israeli nuclear experts and several American research centers were [involved in preparing this].
"The three most recent tests appeared to be genuine American and Israeli preparations to act together with India to test a way to liquidate humanity. In the[ir] most recent test, they began destroying entire cities over extensive areas. Although the nuclear explosions were carried out in desert lands, tens of thousands of kilometers away from populated areas, they had a direct effect on these areas.
"Since 1992, many research [institutes] monitoring earthquakes across the world, such as the International Center for the [Study] of Earthquakes [sic] in Britain and in Turkey and other countries, [indicated] the importance of no nuclear testing in the 'Ring of Fire,' where the most recent earthquake struck, because this region is thought to be one of the most geologically active regions over millions of years. Thus, the international centers have always classified it as one of the most dangerous regions [and] likely to shift at any given moment, even without human interference.
"But the scientific reports stated that there had been nuclear activity in this region – particularly after America's recent decision to rely largely on the Australian desert – part of which is inside the 'Ring of Fire' – for its secret nuclear testing.
"Similarly, many international reports spoke of joint Indian-Israeli nuclear activity. Moreover, only this year Arab and Islamic countries intervened more than three times in the U.S. to stop this joint nuclear activity.
"Nevertheless, although so far it has not been proven that secret Indian-Israeli nuclear testing is what caused the destructive earthquake, there is evidence that the recent nuclear tests, the exchange of nuclear experts between India and Israel, and the American pressure on Pakistan regarding its nuclear cooperation with Asian and Islamic countries [by providing India with advanced nuclear technology in an attempt to stop Pakistani activity] – all these pose a big question mark regarding the causes of the severe earthquake in Asia.
"Scientific studies prove that there is increasing nuclear activity under the waters of the oceans and seas … and that America is the first country in the world responsible for this activity. This raises an enormous question mark… What is puzzling is that all the previous earthquakes did not cause such great destruction [as this one], particularly [in light of the fact that] the earthquake's center was some 40 kilometers under the seabed of the Indian Ocean.
"One of the American researchers, Merrills Kinsey, [5] pointed out an important fact in the scientific report that he prepared after the last disaster, which is that the center of an earthquake that took place some 40 kilometers under the ocean floor could not have caused such destruction unless nuclear testing had been conducted close to the tectonic plates in these countries, or unless several days previously there had been [nuclear] activity that caused these plates to shift and collide – which constitutes a danger to all humanity, not only to the inhabitants of these countries…" [6]
Thursday, January 13, 2005
Berikanlah yang terbaik dan sedekah lah seikhlas hati
Sebelum itu Mama mengedar leaflet ke rumah perjiranan untuk meminta kerjasama mereka mengumpulkan telekong, sejadah, Al Qur'an dan Surah Yasin untuk diberikan kepada mangsa Tsunami di Utara. Beberapa jam kemudian berlambak lambaklah barang-barang itu di ruang tamu mama. Alhamdulillah sambutan sungguh menggalakkan. Namun dalam pada ada hati hati yang ikhlas, ada juga yang berlainan pula sikapnya.Dalam kesayuan ini tercetuslah idea untuk menulis mengenai konsep sedekah.
Tullisan ini disiarkan pada hari ini.... Berita Harian...
http://wadahwanita.blogspot.com/2005/01/barangan-lusuh-riak-cacatkan-amalan_12.html
Thursday, January 06, 2005
Iman harus meningkat selaras pertambahan usia
Ubah diri jika mahu orang lain berubah
Banyak kali kita ingin mengubah sesuatu dengan cepat dan serta merta. Jika ia gagal dan tetap tidak berubah, kita marah sebab apa yang kita mahukan tidak terpenuhi, kita kecewa kerana apa yang kita iginkan tidak tercapai.
Kini kita tahu rupa rupanya 'perubahan' tidak akan terjadi dari luar, tetapi dari dalam. Jika kita inginkan kebaikan, kelembutan, kasih sayang, kita perlu cari dahulu dalam diri kita. Jika kita mahukan disiplin dan hidup yang teratur kita perlu selidik dan cari dalam diri kita.
Semasa ingin memulakan pada langkah permulaan memang terasa asing dan janggal. Namun kita akan merasai kemanisannya jika kita telah melangkauinya, hidup kita terasa unik, sesuatu yang menselesakan dan memberi kebahagiaan kepada kita.
Kita tahu kalau kita sentiasa berada di jalan Nya, Dia sentiasa akan menganugerahkan kepada kita rahmat dan nikmat Nya. Pada bila bila masa sahaja. Banyak benda baru di sana yang menunggu kita. Kita ada masa, alat untuk membangun kembali kekuatan fizikal kita.
Kita bukan seorang, kita bukan tak mampu. KIta pelajarilah, melihat masa depan dengan penuh harapan dan jalari penghidupan baru yang lebih cemerlang dan menyeronokkan.